Monday, November 13, 2017

Viral..! Fakta (Video) Sepasang Sejoli yang Ditelanjangi, Diarak Massa di Tangerang Ternyata.. Inilah Fakta Sebenarnya


Dunia maya kembali dihebohkan dengan video yang beredar dan menjadi viral. Video yang berdurasi 2.29 menit ini diunggah pada 12 November 2017, dan langsung menjadi viral dan menyedot jutaan penonton.

Dalam video terlihat, sepasang kekasih itu ditelanjangi oleh oknum. Dan si pria tampak duduk tertunduk tanpa mengenakan sehelai pakaian pun. Sedangkan si perempuan terlihat hanya mengenakan kaus berwarna biru gelap.

Dalam video tersebut, terdengar pula umpatan dari beberapa warga yang mengutuk apa yang dituduhkan kepada dua sejoli ini. Sedangkan mereka dengan malu, hanya tertunduk dan menutupi wajah, sambil menangis tersedu-sedu dan sesekali meminta ampun kepada warga.

Berikut ini adalah fakta sebenarnya:

1. Mereka tidak melakukan perbuatan mesum

Setelah dilakukan pemeriksaan secara utuh, ternyata sepasang kekasih yang berinisial RN (28) dan MA (20) itu tidak melakukan perbuatan mesum sebagaimana dituduhkan.

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif, Senin (13/11/2017) "Karena bukan mesum yah. Kronologinya jam 10 pacarnya telepon minta dibelikan makanan setelah itu datang nasi bungkus pada saat pacaran ya. Yang perempuan dikontrakan makan, pacarnya di kamar mandi," ujar Sabilul saat dikonfirmasi.

Peristiwa yang terjadi di Tangerang ini pun segera ditangani oleh Polresta Tangerang.

2. Kronologi

Menurut Sabilul, kejadian itu bermula ketika warga sekitar melakukan penggerebekan di rumah kontrakan yang berlokasi, Kampung Kadu RT 07 / RW 03 Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/11/2017) malam. Saat itu diketahui jika si pria sedang mengantarkan makanan kepada kekasihnya.

Namun, tak lama kemudian, datanglah warga menggerebek dan memaksa dua sejoli tersebut mengaku melakukan perbuatan mesum.

Sabilul menjelaskan, usai memberikan makanan, si pria menuju ke kamar mandi untuk sikat gigi.

Setelah itu, warga yang melakukan penggerebekan memaksanya keluar dari kamar mandi dan disuruh mengaku dan diancam akan ditelanjangi.

"Yang jelas aslinya pakai baju," ujar Sabilul. Oknum yang menggerebek kemudian menarik baju yang dikenakan oleh pasangan kekasih ini.

"Dua-duanya pakai baju. Digedor orang, ditarik bajunya, dibuka oleh oknum itu," ungkap Sabilul.
Tak hanya itu, mereka juga dikeroyok hingga mengalami luka-luka dan diarak oleh oknum yang main hakim sendiri.

3. Oknum pengeroyokan diamankan polisi

Pihak kepolisian pun kini telah mengamankan para oknum yang melakukan pengeroyokan terhadap sepasang kekasih tersebut. Mereka berjumlah tiga orang laki-laki, yakni berinisial G, T, dan C.
Mereka bertiga juga merupakan otak terjadinya insiden ini.

"Kami sudah mengamankan tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan itu," ujar Sabilul kepada Warta Kota, Senin. "Ketiganya kami tangkap hari ini," ucapnya.

4. Mintai keterangan saksi

Pihak kepolisian akan mendalami adanya kejadian tersebut dan meminta keterangan beberapa saksi guna mengetahui apa motif dari penggerebekan tersebut. "Untuk di balik motifnya masih kami kembangkan, yang jelas mereka sebagai provokatornya," kata Sabilul. Sabilul berjanji akan menindak tegas siapa pun pelaku penganiayaan.

Kini para pelaku telah diamankan ke Mapolresta Tangerang untuk kepentingan penyelidikan.

5. Korban mengalami trauma

Atas kejadian tersebut, Sabilul mengungkapkan jika korban kini mengalami trauma. Pasalnya, dalam waktu dekat ini mereka akan melangsungkan pernikahan.

"Keadaan korban masih trauma dan sudah menjalani visum," papar Sabilul. Kini mereka berdua tengah dirawat untuk menyembuhkan luka-luka yang mereka dapatkan dari pengeroyokan.

"Korban dikeroyok di kontrakan ceweknya. Mereka luka - luka dan masih dalam perawatan," ungkapnya.

6. Komentar netizen

Video penggerebekan sepasang kekasih ini juga mendapat banyak komentar dari netizen di media sosial Facebook.

Mereka menyayangkan perbuatan yang dilakukan oleh warga yang dinilai telah main hakim sendiri.
Ninin Sugiar, "Manusia semakin edan, asal main hakim sendiri,tdk tau kejadian sebenarnya apa, memang ....manusia zaman now,ada "aja merasa mereka plng benar,ternyata mrka paling brutal,ngaca donk... Udah bener pa blm kelakuannya???"

Rawa Julianto, "Massa yg mengarak itu semuanya merasa paling suci...tunggulah, ada saatnya kalian yang akan ada di posisi orang yg kalian hakimi."

Henny Puspitawati, "Ini bukan jaman hukum rimba.... Tegakkan keadilan buat pelaku yg menelanjangi abg cewek.. Dasar otak mesum pingin liat cewek bugil."

Ricky Riansyah, "Ksiaan ni cwe nya psti trauma,, tdi dnger si cwe nya triak histeris gitu ,, yg sbarr ya buat si mba nya kena fitnahh ,, hukum karma brlaku."

Adeline Stella Tan, "Cidukkk nih yg menghakimi...pelecehan ituhhh apalagi Korban trnyata hanya difitnah yah.. Ckckckck... Tuntut Balik..."

Sumber: Tribun

Thursday, November 9, 2017

Sehari Jelang Menikah, Calon Pengantin Pria Tertembak di Bagian Alat Vital

 
Seorang calon pengantin pria di Mesir mengalami insiden yang mengenaskan, hanya sehari sebelum melangsungkan pernikahan.

Dalam pesta di malam menjelang pernikahannya hari Senin (06/11), ada perayaan yang sebetulnya lumrah dilakukan di Mesir dan di negara-negara di Timur Tengah, yaitu mengeluarkan tembakan ke udara. Tapi peluru dari tembakan tersebut mengenai kaki, tangan, dan alat vital calon mempelai pria tersebut.

Kepada para wartawan, polisi mengatakan calon pengantin yang bernama Osman al-Alsaied ini dilarikan ke rumah sakit, sementara penyelidikan kasus dilangsungkan.

"Seorang laki-laki berusia 28 tahun dibawa ke rumah sakit dalam keadaan terluka parah setelah terkena peluru dari tembakan perayaan sehari sebelum pernikahan," kata polisi Mesir seperti dikutip situs nmisr.

"Begitu kami mendapat laporan, beberapa anggota mendatangi lokasi kejadian dan langsung melakukan penyelidikan," tambah polisi.

Penelusuran awal menunjukkan tersangka pelaku adalah seorang laki-laki berusia 26 tahun yang tembakannya tak sengaja mengenai calon pengantin.

Identitas tersangka sudah diketahui dan ia melarikan diri tapi kemudian ditangkap.

Insiden ini memicu protes warganet yang mendesak perayaan dengan mengeluarkan tembakan ke udara mestinya dilarang.

Pengguna Facebook bernama Nana Ahmed mengatakan, "Hancur sudah pernikahannya."

Pengguna Facebook lain, Lili Rauf, menulis, "Cukup sudah ... kapan orang-orang belajar dari kesalahan?"

Tembakan ke udara yang menimbulkan korban di Mesir seperti ini bukan yang pertama. Oktober tahun lalu, seorang tamu pernikahan terkena peluru tembakan perayaan dan memerlukan perawatan di rumah sakit.

Tim medis melakukan operasi untuk mengangkat beberapa peluru yang menghantam pahanya.

Sumber : BBC

Menyanyikan "Ave Maria" di Gereja, Wanita Muslim Ini Menuai Reaksi Warganet


Baru-baru ini, sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita yang mengenakan jilbab sedang bernyanyi di sebuah tempat yang diduga Gereja Katedral, Bogor, menjadi viral di media sosial.

Menurut keterangan dalam caption video itu, ternyata bukan tanpa alasan perempuan tersebut bernyanyi di gereja. Ia melakukan itu khusus untuk sahabatnya yang telah meninggal dunia.

Video unggahan akun twitter @AmbarwatiRexy menampilkan seorang  perempuan berhijab berbaju putih tengah menyanyikan lagu rohani berjudul "Ave Maria" dengan suara merdu layaknya penyanyi-penyanyi gereja.

Lantunan Ave Maria dari perempuan Muslim yang diketahui bernama Rami Kinara ini, menuai reaksi warganet.

Video berdurasi dua menit tersebut menuai komentar beragam dari warganet. Ada yang memuji si perempuan berhijab karena sikap toleransinya, namun ada juga yang mencibirnya.

Pemilik akun @anggerPams pun berkicau: ''Masyaallah suaranya. Merinding bro. Walaupun gak tahu maksudnya. Keren suaranya''.

"Misa requiem di Kathedral bogor. Mbak ini muslim berhijab, luar biasa melantunkan ave maria utk sahabatnya, Yanti Marhadi yg meninggal," tulis si pengunggah video.

"Indahnya kebersamaan antarumat beragama..

"Ini yg namanya INDONESIA BANGET," seru @dina10may.

"Semoga tindakan didasari kemanusiaan kayak gini gak dihujat cuma karena perbedaan agama #HumanityIsMoreImportant," timpal akun @RadPlague.

"Ya Tuhann..hebat bgt ibu itu..keberagamann itu indahh..kyk lagu yg di bawakann.." sambung akun @MelizaHartoyo.

"Toleransi yg salah," @AyahHanif2.

"Kalo di islam ini sudah melewati batasan toleransi," tulis @san99s.

Wednesday, November 8, 2017

Hadiri Akad Nikah Kahiyang-Bobby, Anies Baswedan Disoraki "Huuuuuuuuuu"


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri akad nikah putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution di Graha Saba, Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/11) pagi. Dia tiba di lokasi sekitar pukul 7.45 WIB. Anies yang mengenakan jas hitam dan kemeja putih serta dasi merah datang dengan mengendarai bus bersama Sutiyoso dan rombongannya.

Anies tiba dengan menumpang bus dari Stadion Manahan bersama tamu undangan lainnya. Ketika turun dari bus, sontak gemuruh riuh relawan pro Jokowi menggelegar. Anies langsung mendapatkan teriakan dari sejumlah relawan Jokowi yang memadati depan Graha Saba Buana.

Teriakan 'huuuuuuu' dari relawan yang didominasi ibu-ibu itu justru disambut senyum lebar mantan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Kabinet Kerja tersebut.

Tak sepatah kata pun keluar dari mulut Anies. Anies berhenti cukup lama dan membalas teriakan para relawan dengan lambaian tangan dan senyuman. Dia kemudian berbaur dengan undangan lainnya menuju ruang resepsi pernikahan Kahiyang-Bobby.

Saat ditemui wartawan di lokasi, Anies menyampaikan doa dan harapan kepada Kahiyang dan Bobby yang kini telah resmi menjadi pasangan suami istri. Dia mendoakan keduanya dapat langgeng hingga maut memisahkan.

Monday, November 6, 2017

Enam Hal Seputar Perkawinan Kahiyang Ayu-Bobby Nasution


Pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, dan pasangannya Bobby Nasution akan digelar di Graha Sabha Buana, Rabu 8 November 2017.

Upacara pernikahan kali ini agak berbeda jika dibandingkan saat putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming, menikah dengan Selvi Ananda.

Pernikahan Kahiyang Ayu dengan lelaki berdarah Batak itu lebih besar jika dilihat dari jumlah undangan yang mencapai 8.000 tamu dan masih ditambah lagi dengan 7.000 relawan Projo atau Pro-Jokowi.

Selain lebih besar, masih ada beberapa hal lain di seputar mantu kedua Presiden Jokowi ini, seperti dilaporkan wartawan di Solo, Fajar Sidiq, untuk BBC Indonesia.

1. Lebih Repot

Banyak yang membandingkan pernikahan Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda karena pernikahan Kahiyang Ayu ini terbilang lebih besar.

Presiden Joko Widodo sendiri mengakui bahwa pernikahan putrinya ini sekedar lebih repot saja karena sesuai dengan adat Jawa, jika pernikahan di pihak perempuan maka keluarga pengantin perempuan yang punya gawe atau hajatan.

"Nikahkan anak perempuan lebih repot sedikit, persiapan dan prosesinya sama saja. Yang beda kalau anak perempuan itu mantu, kalau saat Gibran itu ngunduh mantu, sudah gitu aja bedanya," kata Jokowi di sela-sela pengecekan kesiapan pernikahan Kahiyang Ayu, Senin (06/11).

2. Adat Jawa klasik

Keluarga Jokowi memilih pernikahan Kahiyang dan Bobby Nasution dilakukan sesuai adat Jawa klasik dengan prosesi pernikahan sudah dimulai sejak satu hari menjelang pernikahan, yakni siraman dan sungkeman lalu dilanjutkan dengan midodareni.

Gibran Rakabuming Raka -sebagai juru bicara keluarga- menjelaskan prosesi siraman pernikahan Kahiyang dengan dirinya juga sedikit berbeda karena prosesi untuk Kahiyang lebih lengkap.

"Ada juga adhang sepisan (menanak nasi pertama kali) dan jetik genih (menyalakan kompor)," kata Gibran kepada para wartawan.

Pada saat akad dan resepsi, Kahiyang mengenakan dua busana Jawa berbeda, yaitu konsep busana Puteri Solo klasik pada saat akad nikah dan ketika resepsi akan menggunakan adat kebesaran Solo basahan.

3. Libatkan UKM

Keluarga Joko Widodo memilih untuk melibatkan usaha kecil menengah (UKM) di Solo untuk mengisi pernak-pernik pernikahan, seperti grafir kaca batik dari UKM di Banjarsari, Solo, sebagai buah tangan untuk tamu.

Cendera mata ini dibuat oleh pengrajin kaca asal Banjarsari, Mintorogo. Ia mendapat pesanan 500 grafir kaca dengan rincian masing-masing 250 buah grafir kaca segi empat berukuran 4 x 10 cm dan segi enam 12 x 11 cm.

UKM lain yang dilibatkan adalah pembuatan selop yang digunakan keluarga Jokowi dan kedua mempelai saat upacara pernikahan. UKM Winna yang terletak di Cinderjo Lor Rt 01/ RW 02 menjadi pilihan keluarga Jokowi. Winna yang sudah berdiri sejak 1989 ini melayani pesanan delapan pasang selop termasuk untuk cucu Jokowi, Jan Ethes.

Jokowi juga memilih penjahit lokal untuk menyiapkan beskap. Gibran sudah memesan 70 potong beskap untuk keperluan pernikahan Kahiyang kepada UKM Busana Jawi Suratman, yang sudah berdiri berdiri sejak tahun 1921 di Jalan Teuku Umar, Solo.

Beskap yang dipesan terdiri dari dua model, yakni model beskap krowokan dan beskap sikepan.
Beskap krowokan merupakan beskap biasa yang berwarna hitam sedangkan beskap sikepan adalah yang terdapat rompi di dalam dan saat dikenakan maka kancingnya dibiarkan terbuka.

"Dua jenis pakaian beskap yang dipesan kelihatannya akan digunakan prosesi pernikahan mulai dari siraman, midodareni, ijab dan resepsi," ujar pemilik Busana Jawi Suratman, Sugiyanto.

4. Becak penjemput tamu

Area di Jalan Letjen Suprapto, depan Graha Sabha Buana, akan menjadi kawasan steril dari kendaraan bermotor selain untuk tamu VIP dan VVIP.

Para undangan lainnya harus memarkir kendarannya di kantong parkir yang disediakan, yaitu Lapangan Banyuanyar dan Stadion Manahan dengan jarak ke Graha Sabha sekitar 300 meter dan 1,5 kilometer.
Dari tempat parkir, undangan akan naik becak hingga Graha Sabha Buana.

Untuk menjaga kelancaran tugasnya maka puluhan penarik becak yang bertugas sudah menjalani tes kesehatan oleh Dinas Kesehatan Solo pada awal November di depan Dinas Perhubungan Kota Solo.
Tes dilakukan untuk mencegah kejadian sebelumnya, ketika ada tukang becak yang meninggal sehari setelah pernikahan Gibran Rakabuming, pertengahan 2015 lalu, karena diduga sakit jantung.

Salah satu penarik becak yang akan bertugas Rabu (08/11) adalah Sarsiman, yang mengaku senang dan bangga karena melibatkan rakyat kecil dalam prosesi pernikahan Kahiyang.
"Pemeriksaan kesehatan seperti itu sangat bagus karena untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," kata Sarsiman yang biasa mangkal di toko Luwes.
Sarsiman sudah menjaga kesehatan serta pola hidup sehat menjelang hari pelaksanaan pernikahan tersebut karena ingin ikut memeriahkan pernikahan putri Presiden Joko Widodo. Caranya?
"Saya akan mengurangi kegiatan di malam hari karena biasanya suka melek (begadang)," ujarnya.

5. Pembawa acara dan perias lokal

Serba lokal menjadi pilihan dari keluarga Jokowi untuk membantu kelangsungan acara mantunya. Lima pembawa acara atau MC berbahasa Jawa yang biasa disebut pambyawara dilibatkan, yaitu Widarsi Suranto, Umijatsih, Slamet Aby, Sarie Nugraha, dan Tauviq M. Widodo.

Taufiq Widodo -yang sudah lebih dari 30 tahun menjalani profesi pambyawara- mengaku tak ada persiapan khusus untuk memandu acara pernikahan ini.
"Keluarga Pak Jokowi tidak ada permintaan khusus. Mereka memang keluarga yang sederhana kok. Kalau Jawa yang lumrahnya bagaimana (sesuai standar Jawa)," jelasnya.
Perias serta desainer busana pernikahan ini juga berasal dari lokal Solo -yaitu Sumaryomo, Conny Supriyanto, Topo Broto, Santi, Waluyo- sedangkan desainernya adalah Hanif Nanjaya dan Tuty Adib.

6. Sajian sate kere

Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan sajian makanan untuk pernikahan adiknya adalah menu Jawa, seperti tengkleng, sate kere, cabuk rambak, gudeg, nasi liwet, serabi, dan ledre.
"Menunya standar tradisional Jawa. Enggak ada makanan Sumatra, karena mereka (tamu dari keluarga Bobby) juga pastinya ingin merasakan makanan Jawa," kata Gibran.
Dari beberapa makanan itu, sate kere agaknya menjadi menu yang unik karena dipesan dari salah satu warung kaki lima yang berada di Jalan Arifin. Gibran mengaku sudah memesan sebanyak 4.000 porsi sate kere dari warung itu.

Sumber: BBC

Sunday, October 29, 2017

Ancam Demo Besar-Besaran di Balai Kota, Buruh DKI Tuntut UMP Naik 50 USD


Dewan Pimpinan Wilayah Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPW FSPMI) Provinsi DKI Jakarta mengancam akan mengerahkan ribuan buruh untuk berunjuk rasa di Balai Kota Jakarta pada Selasa (31 Oktober 2017) nanti,, soal upah minimum provinsi (UMP).

Mereka menuntut janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menaikkan UMP DKI Jakarta sebesar US$50 atau setara dengan Rp 650 ribu. FSPMI juga meminta Anies tidak mengikuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan Kerja.

Ribuan orang yang tergabung dalam Gerakan Buruh Jakarta (GBJ) dan Koalisi Buruh Jakarta (KBJ) ini akan ikut dalam aksi itu. KBJ merupakan elemen buruh yang menandatangani kontrak politik dengan Anies-Sandi dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017.

Ketua FSPMI DKI Jakarta Winarso menjelaskan, pemerintah seharusnya menetapkan UMP berdasarkan survei kebutuhan hidup layak (KHL). Di sisi lain, menurut dia, Wakil Gubernur Sandiaga Uno telah memerintahkan Dewan Pengupahan DKI Jakarta untuk melakukan survei komponen KHL tersebut.

Survei KHL tersebut dinilai menjalankan amanat Pasal 88 ayat 4 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yakni pemerintah menetapkan upah minimum berdasarkan kebutuhan hidup layak dan dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. “Karena menetapkan UMP mempertimbangkan KHL adalah perintah undang-undang," kata Winarso melalui keterangan tertulisnya pada Minggu, 29 Oktober 2017.

Winarso mengatakan aksi yang akan dilakukan itu bukan untuk mengintervensi Gubernur Anies, melainkan mendukung untuk menjalankan undang-undang dengan tidak menetapkan UMP sesuai formula PP Nomor 78 Tahun 2015. Demonstrasi akan dilakukan bertepatan dengan sidang Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta untuk menetapkan UMP 2018.

Selain menuntut kenaikan UMP sebesar US$ 50, FSPMI meminta pengawasan yang lebih ketat terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di wilayah DKI Jakarta supaya kasus seperti 48 orang tewas dalam kebakaran pabrik petasan di Tangerang tidak terjadi di Jakarta.

Sumber: Metro

Temui Anies, Adik Prabowo Melamar Jadi Ketua Dewan Pengawas Ragunan



Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra yang merupakan adik dari Prabowo Subianto (Ketua Umum Partai Gerindra), Hashim Djojohadikusumo melamar posisi Ketua Dewan Pengawas Kebun Binatang Ragunan ke Gubernur Jakarta Anies Baswedan.


"Saya sampaikan (keinginan) untuk memimpin Kebun Binatang Ragunan lagi. Saya melamar dan beliau setuju. Dalam waktu yang tidak lama lagi, saya akan jadi ketua dewan pengawas Kebun Binatang Ragunan," ujar Hashim setelah bertemu dengan Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (26/10/2017).

Pada tahun 2013 atau era Gubernur Jokowi dan Ahok, Hashim sudah menduduki posisi tersebut.

Tetapi pada akhir Desember 2014, ia memilih mundur dari jabatan Ketua Dewan Pengawas Badan Layanan Umum Daerah Taman Margasatwa Ragunan.

"Harapannya, ke depan, supaya Ragunan itu bertaraf internasional. Kan ini kebun binatang kota kedua terbesar di dunia. Ini suatu aset ibu kota yang luar biasa," kata Hashim.

Hashim mengatakan bahwa Anies menargetkan Ragunan tidak kalah dengan kebun binatang di luar negeri.

"Dia pernah katakan kepada kita ingin Ragunan seperti di Singapura. Supaya tidak kalah dengan kebun binatang Singapura," katanya.

Hashim menerangkan, dalam waktu dekat Anies akan membuat kelompok kerja untuk mengkaji keadaan Ragunan saat ini. Hasil kajian tersebut nantinya diberikan kepadanya sebagai bahan evaluasi dan memulai perbaikan.

"Kami mau kaji dulu, karena saya kan sudah tinggalkan (jabatan itu) dua tahun lalu, hampir tiga tahun. Maka saya belum tahu apa yang terjadi di dalam. Saya sudah dengar, tapi belum tahu pasti keadaan di ragunan," tandasnya.